pencegahan dan pengobatan penyakit raja singa

 pencegahan dan pengobatan penyakit raja singa  Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri spiroceta dan trepollema palidum. Penyakit raja singa ini merupakan salah satu penyakit yang menular dan cukup familiar. Mengapa disebut demikan? Karena bakteri tersebut merupakan salah satu bakteri yang cukup berbahaya menyerang alat kelamin. Penyebab utama terjadinya penyakit ini disebabakan oleh faktor hubungan seksual Selain itu, penyebab lain dari sakit ini adalah faktor kebersihan yang kurang, karena sekarang ini kita dapat melihat banyak yang menyepelekan kebersihan baik di daerah kelamin ataupun kebersihan sensitif lainya. Dalam perkembanganya, berbagai penelitian melihat bahwa sakit sifilis ini bukanlah merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya. Akan tetapi, bila tidak segera diobati dan disembuhkan maka penyakit ini akan menjalar kemana-mana. Cara mencegah Penularan penyakit sifilis dengan beberapa cara yang cukup mudah seperti mengurangi melakukan hubungan seksual, tidak bergonta-ganti pasangan, menghindari berbagai penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang serta menghindari pemakaiaan suntikan secara bersamaaan. Selain itu, yang paling terpenting bagi yang menderita penyakit ini adalah mendiskusikan secara terbuka terhadap orang yang dipercaya /dokter. Hal ini untuk pencegahan lebih dini karena bila dibiarkan penyakit ini bisa menjadi HIV/ AIDS.





Pengertian Tentang Penyakit Sipilis Atau Raja Singa 

Sipilis atau raja singa ini merupakan varian jenis penyakit yang menyerang jenis kelamin. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri spiroceta dan trepollema palidum. Penyakit sipilis atau raja singa ini merupakan salah satu penyakit yang bisa meramabat dan menular. Hal ini disebabkan karena bakteri tersebut merupakan salah satu bakteri yang cukup berbahaya karena bisa menyerang kekebalan tubuh seseorang sehingga akan menimbulkan berbagai maslah yang serius dalam tubuh kita. Penyebab utama terjadinya penyakit ini disebabakan oleh faktor hubungan seksual Selain itu, penyebab lain dari sakit ini adalah faktor kebersihan yang kurang, karena sekarang ini kita dapat melihat banyak yang menyepelekan kebersihan baik di daerah kelamin ataupun kebersihan sensitif lainya. Selain faktor berhubungan seks yang bebas yang salah, penyakit raja singa ini terjadi karena faktor kebersihan menjaga daerah alat kelamin . Dan jangan salah faktor keturunan pun juga cukup berpengaruh dalam menyebabkan penyakit ini dan memang diakui dampak terburuk dari penyakit ini adalah kematian. Banyak sebagian orang yang berasumsi bahwa penyakit ini sulit untuk disembuhkan serta untuk pengobatanya sendiri juga memerlukan biaya yang cukup mahal padahal sekarang ini banyak ditemukan obat-obatan herbal yang mampu menyembuhkan penyakit ini tanpa harus operasi dan merogoh kocek yang cukup mahal.


Penyebab Penyakit Sipilis Atau Raja Singa

Penyakit sipilis atau raja singa disebabkan oleh berbagai hal selain yang disebukan diatas ada juga karena tidak menggunakan pengaman saat melakukan hubungan sek, ya meskipun belum tentu jika menggunakan pengaman tidak akan terkena penyakit ini, selain itu juga karena sering ber gonta-ganti pasangan, jadi kami sarankan anda lebih setia pada satu pasangan saja agar terhindar dari penyakit ini, menggunakan narkoba, jika anda menggunakan jarum suntik secara bersama-sama dengan pengguna narkoba yangterkena penyakit sipilis maka kemungkinan besar anda akan terinfeksi juga, ada baiknya anda jangan menggunakan narkoba bukankah lebih baik jika anda hidup sehat jadi terbebas dari berbagai macam penyakit. 


Ciri - Ciri Penyakit Sipilis Atau Raja Singa

Orang yang terinfeksi sipilis dan mendapatkan pengobatan masih mungkin terinfeksi lagi kalau mereka melakukan hubungan seksual dengan penderita Sipilis. Beberapa pria penderita Sipilis mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali. Akan tetapi, sebagian pria menunjukkan tanda dan gejala yang tampak 1- 14 hari setelah terinfeksi. Ciri-ciri dan tandanya termasuk rasa panas ketika buang air seni, atau keluarnya cairan berwarna putih, kuning, atau hijau dari penis. Kadang-kadang pria penderita Sipilis mengalami nyeri atau pembengkakan pada testis.


Ciri-Ciri Penyakit Sipilis Atau Raja Singa Pada Pria


  1. Keluarnya cairan atau kotoran dari penis pada laki-laki. Nyeri selama hubungan seksual atu pada saat buang air kecil. Kerongkongan terasa sakit atau ada luka kerongkongan pada orang-orang dengan oral sek.
  2. Nyeri pada daerah sekitar anus pada orang-orang dengan anal sex. Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan dan atau lidah. Bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan telapak kaki. Urine atau air kencing berwarna gelap, feses berwarna terang, mata dan kulit berwarna kuning.
  3. Timbul lepuh kecil pada daerah kelamin yang berubah menjadi koreng (kerak kering pd luka). Pembengkakan pada kelenjar limfe, demam dan nyeri atau rasa sakit pada seluruh tubuh. Gejala infeksi yang aneh, lelah yang tidak dapat dijelaskan mengapa, keringat malam, berat badan menurun.

Ciri-Ciri Penyakit Sipilis Atau Raja Singa Pada Wanita


Ciri-cirinya hampir sama dengan gejala yang terjadi pada pria tapi lebih banyak yang terjadi pada wanita diantaranya sebagai berikut :

  1. Keluarnya cairan yang tidak normal dari saluran kencing dan atau liang senggama ( Keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna putih kehijauan )
  2. Rasa nyeri ketika kencing atau saat berhubungan seksual, serta Rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya, Adanya Lecet, luka kecil ( kadang ada yang tidak terasa sakit ) yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening
  3. Adanya perubahan warna kulit dan mata Pada wanita, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak mengalami keluhan sama sekali, sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan.
  4. Komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya kelenjar Bartholin sehingga penderita susah jalan karena nyeri.
  5. Komplikasi dapat ke atas menyebabkan kemandulan, jika ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik ( seluruh tubuh) ke sendi, jantung, selaput otak dan lain-lain.
  6. Pada ibu hamil, bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan.Jenis Dan Stadium Penyakit Sipilis Atau Raja Singa

Secara umum pembagian penyakit sipilis ada 4 bagian yaitu : Sipilis Primer, Sipilis Sekunder, Sipilis Laten dan Sipilis Tersier. Untuk penjelasan dan gejala apa saja yang terjadi akan dibahas dibawah ini :

Sipilis Primer - mulai setelah ada sebuah luka terbuka yang disebut chancre di daerah genital, rektal, atau mulut. Luka terbuka ini tidak terasa sakit. Pembesaran kelenjar limfe bisa saja muncul. Seorang penderita bisa saja tidak merasakan sakitnya dan biasanya luka ini sembuh dengan sendirinya dalam waktu 4-6 minggu. 

Sipilis Sekunder - Setelah setadium primer tidak segera diobati setelah sekitar 1-6 bulan (rata-rata sekitar 6-8 minggu) setelah infeksi pertama, ada beberapa manifestasi yang berbeda pada stadium kedua ini. Suatu ruam kemerahan bisa saja timbul tanpa disertai rasa gatal di bagian-bagian tertentu,seperti telapak tangan dan kaki, atau area lembab, seperti skrotum dan bibir vagina. Selain ruam ini, timbul gejala-gejala lainnya, seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, sakit kepala, kehilangan berat badan dan nyeri otot. Stadium laten adalah stadium di mana jika diperiksa dengan tes laboratorium, hasilnya positif, tetapi gejala dan tanda bisa ada ataupun tidak.

Sipilis Laten - Didefinisikan seperti mengalami bukti serologis dari infeksi tanpa gejala-gejala dari penyakit. Penyakit ini dijelaskan lebih lanjut sebagai lebih awal (kurang dari 1 tahun setelah sifilis sekunder) atau akhir (lebih dari 1 tahun setelah sifilis sekunder) di Amerika serikat. Amerika serikat memanfaakkan memotong dari dua tahun dini dan akhir sifilis laten. Awal sifilis laten bisa mempunyai gejala- gejala kambuh. Akhir sifilis laten adalah asimptomatik, dan tidak menular seperti awal sifilis laten.

Sipilis Tersier - bisa terjadi kira-kira 3 hingga 15 tahun setelah infeksi awal, dan bisa dibagi kedalam tiga bentuk berbeda; sipilis gummatous (15%), akhir neurosipilis (6.5%),dan kardiovaskular sipilis (10%). Tanpa pengobatan, ketiga dari orang yang terinfeksi berkembang ke penyakit tersier. Orang dengan sipilis tersier adalah bukan penular. Sipilis gummatous atau sipilis akhir benign biasanya terjadi 1 hingga 46 tahun setelah infeksi awal, dengan rata-rata 15 tahun. Fase ini ditandai oleh pembentukan gumma kronik, yang lembut,mirip peradangan bola tumor yang bisa bermacam-macam dan sangat signifikan bentuknya gumma umumnya mempengaruhi kulit, tulang, dan liver, tetapi bisa terjadi dimanapun. Neurosipilis merujuk pada infeksi yang melibatkan sistem saraf pusat yang bisa terjadi dini, menjadi tak bergajala atau dalam bentuk dari meningitis sipilistik yang berhubungan dengan keseimbangan yang lemah dan nyeri kilat pada ekstrimitas lebih rendah. Akhir neurosipilis umumnya terjadi 4 hingga 25 tahun setelah infeksi awal. Siflis meningovaskular umumnya muncul dengan apati dan sawan, serta telah umum dengan demensia dan dorsalis. Juga di sana mungkin terdapat pupil Argyll Robertson, tempat pupil kecil bilateral menyempit ketika orang fokus pada objek dekat, tapi tidak menyempit ketika terkena cahaya terang. Sipilis kardiovaskular biasanya terjadi 10-30 tahun setelah infeksi awal. Komplikasi yang paling umum adalah syphilitic aortitis, yang dapat mengakibatkan pembentukan aneurisme.Jadi saran kami jika anda sudah merasakan gejala awal penyakit sipilis maka sebaiknya anda cepat-cepat untuk mengobati penyakit tersebut bisa melalui dokter atau membeli obat tersebut di apotik atau secara online. Baca Juga : ( Cara mengobati penyakit kelamin sipilis raja singa )





Konsultasi gratis dan pemesanan obat :
WhatsApp : 085715585781

Komentar

Postingan populer dari blog ini

obat manjur penyakit ambeyen

obat tradisional untuk menghilangkan kutil kelamin

OBAT UNTUK INFEKSI SALURAN KEMIH/ KENCING